+6285210856928 Erwin, S.Pd Jl. Pendidikan Kelurahan Bandar Sri Gemilang Kec. Kateman Kab. Indragiri Hilir – Riau 29255
SMP NEGERI 1 KATEMAN
Hijau Lingkungannya, Unggul Prestasinya, Mulia Karakternya
Judul Gambar 1
Judul Gambar 1 Guru Mengabdi Sepenuh Hati
Judul Gambar 2
Judul Gambar 2 Penjelasan isi gambar 2 dan shrink aktif

Featured Posts

Featured Posts

Featured Posts

Main Tags
Popular
Home Berita Sekolah

Bukan Sekadar Bakat! Ibu Susi Wulandari, S.Pd Ungkap Rahasia di Balik Siswa Juara Menulis FLS3N 2026

Sungai Guntung, 05 Agustus 2026 – Dari draf tulisan hingga menjadi karya yang mengantarkan siswa meraih prestasi di FLS3N 2026, ada proses panjang, ketekunan, dan sentuhan seorang guru Bahasa Indonesia. Adalah Ibu Susi Wulandari, S.Pd, guru Bahasa Indonesia sekaligus pembimbing siswa, yang turut mengantarkan talenta menulis tersebut hingga meraih juara. Ia mengaku merasakan haru dan bangga yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Baginya, melihat karya yang awalnya hanya berupa draf kasar kemudian mendapat pengakuan di tingkat FLS3N ibarat melihat benih yang setiap hari dirawat hingga akhirnya mekar menjadi bunga yang indah. “Keberhasilan ini bukan sekadar menang lomba, tetapi bukti bahwa suara, gagasan, dan imajinasi siswa kita mampu menyentuh hati para juri,” ungkap Ibu Susi.

Di balik kemenangan tersebut, ternyata terdapat proses bimbingan yang penuh eksplorasi dan diskusi intensif. Ibu Susi tidak sekadar mengoreksi tulisan siswa, tetapi berusaha menjadi teman diskusi yang memantik munculnya ide-ide kreatif. Proses dimulai dengan menemukan “ruh” cerita, mencari ide yang unik dan dekat dengan kehidupan anak, kemudian membedah struktur alur, mengasah konflik, hingga memperkaya diksi agar cerita terasa lebih hidup. Tantangan pun tidak selalu mudah. Ketika siswa mengalami writer’s block atau kebuntuan ide, Ibu Susi memilih tidak memaksakan proses menulis. Suasana belajar justru diubah melalui membaca karya bersama, berbincang santai, atau menggali pengalaman sehari-hari. Dari percakapan sederhana itulah sering kali muncul ide-ide baru yang segar.

Menurut Ibu Susi Wulandari, S.Pd, kunci keberhasilan siswa dalam lomba menulis terletak pada kejujuran rasa, keberanian berimajinasi, dan ketekunan merevisi. Ia membiasakan siswa membaca dan bercerita sejak awal sebelum mengajak mereka menghasilkan tulisan. Baginya, siswa membutuhkan ruang yang aman untuk menyampaikan ide tanpa takut dianggap salah atau buruk. Ketika ide mereka dihargai, rasa percaya diri akan tumbuh dan kemampuan menulis berkembang secara alami. Kepada siswa lain yang ingin berprestasi, ia menyampaikan pesan sederhana namun kuat, “Jangan takut untuk memulai dan jangan pernah malu dengan draf pertamamu.” Menurutnya, setiap orang memiliki cerita unik yang layak didengar dan tulisan yang baik lahir dari proses belajar serta keberanian untuk terus memperbaiki karya.

Menariknya, kemenangan FLS3N 2026 justru dianggap sebagai awal dari perjalanan yang lebih besar. Ibu Susi Wulandari, S.Pd, berencana mendorong karya-karya siswa untuk dibukukan sehingga dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas. Ia juga ingin menularkan semangat menulis melalui pembentukan komunitas atau klub menulis di sekolah. Harapannya, prestasi kali ini tidak berhenti pada satu nama atau satu piala, tetapi menjadi pemantik lahirnya lebih banyak “penulis muda” yang berani menuangkan gagasan, memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar, dan siap mengukir prestasi di masa depan. Satu kemenangan telah diraih, tetapi mimpi untuk melahirkan generasi penulis baru baru saja dimulai.


Komentar
Tertarik untuk mendaftar?

Dapatkan info SPMB sekarang!