+6285210856928 Erwin, S.Pd Jl. Pendidikan Kelurahan Bandar Sri Gemilang Kec. Kateman Kab. Indragiri Hilir – Riau 29255
SMP NEGERI 1 KATEMAN
Hijau Lingkungannya, Unggul Prestasinya, Mulia Karakternya
Judul Gambar 1
Judul Gambar 1 Guru Mengabdi Sepenuh Hati
Judul Gambar 2
Judul Gambar 2 Penjelasan isi gambar 2 dan shrink aktif

Featured Posts

Featured Posts

Featured Posts

Main Tags
Popular
Home Berita Sekolah

Dari Limbah Kayu Jadi Miniatur Kapal Bernilai Jutaan, Kreativitas Siswa SMPN 1 Kateman Ini Bikin Kagum

Sungai Guntung, 07 Agustus 2023 – Kreativitas tidak selalu lahir dari fasilitas yang mahal. Hal itu dibuktikan oleh Hasanuddin, siswa SMP Negeri 1 Kateman, yang mampu mengubah potongan kayu bekas menjadi karya seni berupa miniatur kapal dan berbagai jenis transportasi laut yang memiliki nilai jual hingga jutaan rupiah.

Di tengah aktivitas remaja yang umumnya diisi dengan bermain dan berkumpul bersama teman, Hasan justru memilih menghabiskan waktu luangnya dengan berkarya. Sepulang sekolah, ia kerap mengambil peralatan pertukangan dan mulai mengolah limbah kayu menjadi miniatur kapal motor, speedboat, hingga kapal feri. Karya-karyanya memiliki bentuk yang menarik dan cocok dijadikan hiasan rumah maupun perkantoran.

Bakat tersebut ternyata sudah tumbuh sejak Hasan masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia mengaku sejak kecil gemar membuat kapal mainan dari bahan sederhana seperti gabus dan styrofoam bekas. Dahulu, mainan tersebut bahkan dilengkapi dinamo agar dapat bergerak sendiri. Seiring bertambahnya usia, Hasan mulai mengamati bentuk kapal yang berada di sekitar lingkungannya untuk dijadikan inspirasi sebelum dituangkan dalam bentuk miniatur menggunakan kayu bekas.

“Dari SD aku hobi membuat mainan kapal. Dulu dari gabus atau styrofoam bekas dan diberi dinamo supaya bisa jalan sendiri. Sekarang saya sering memperhatikan kapal-kapal untuk melihat bentuk dan modelnya, kemudian saya coba membuatnya di rumah menggunakan kayu bekas,” ujar Hasan.

Menariknya, karya yang dibuat dengan ketelitian tersebut bukan sekadar hobi. Hasan mampu mematok harga miniatur buatannya mulai dari Rp1 juta hingga Rp5 juta, tergantung ukuran, bentuk, tingkat kerumitan, dan proses pengerjaannya. Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas siswa ternyata dapat berkembang menjadi potensi ekonomi apabila terus diasah dan mendapatkan dukungan yang tepat.

Ketika ditemui di kediamannya di kawasan Jalan Perintis, Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Hasan dikenal sebagai sosok yang pendiam dan tidak banyak menghabiskan waktu bermain di luar rumah. Namun, di balik sifatnya yang sederhana, tersimpan ketekunan dan kesabaran dalam menghasilkan karya. Ia bahkan rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan sebuah miniatur hingga mendapatkan bentuk yang sesuai dengan keinginannya.

Kakak Hasan, Siti Rabia Suhartina (Rabi Usman), mengaku bangga melihat kemampuan yang dimiliki adiknya. Menurutnya, tidak semua anak seusia Hasan memiliki ketekunan dan kreativitas seperti itu. Ia berharap bakat tersebut dapat terus dikembangkan dan Hasan tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Saya sebagai kakaknya sangat bangga. Harapan saya, ke depannya Hasan bisa melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi dan cita-citanya tercapai. Saya juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian kepada anak-anak daerah yang memiliki potensi dan karya seperti ini,” ungkap Rabi.

Kisah Hasan menjadi bukti bahwa keterbatasan bahan bukanlah penghalang untuk berkarya. Limbah kayu yang bagi sebagian orang mungkin dianggap tidak berguna, di tangan seorang siswa SMP justru dapat berubah menjadi miniatur kapal yang bernilai jutaan rupiah. Kreativitas, ketekunan, dan kemauan untuk belajar menjadi modal penting yang patut terus dikembangkan sejak usia sekolah.

Kini, Hasan bukan sekadar siswa yang gemar membuat miniatur kapal. Ia menjadi gambaran bahwa potensi anak daerah bisa muncul dari hal sederhana dan lingkungan di sekitarnya. Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan pemerintah, bukan tidak mungkin karya-karya Hasan dapat berkembang menjadi usaha kreatif sekaligus mengangkat potensi kerajinan khas masyarakat pesisir Kateman.


Komentar
Tertarik untuk mendaftar?

Dapatkan info SPMB sekarang!